Pembuatan Kopi Luwak

pembuatan kopi luwak

Sejarah sampainya kopi di Indonesia sangat erat kaitannya dengan kopi luwak yang sangat terkenal di dunia. Tidak bisa dipungkiri bahwa kopi luwak ada karena budidaya kopi yang selama ini dilakukan oleh penduduk Indonesia saat masih dalam penjajahan kolonial Belanda. Karena itu bagi pecinta kopi luwak, harga bukanlah segalanya melainkan spirit dibaliknya dan rasanya yang sangat luar biasa.

Asal Kopi Luwak

Luwak atau lebih dikenal dengan musang berhubungan langsung dengan adanya kopi luwak ini. Karena itulah nama kopi ini disebut sebagai kopi luwak. Kopi luwak ini didapatkan dari kotoran luwak yang tidak hanya memuntahkan kotoran melainkan juga butiran biji-biji kopi yang telah dihancurkan kulitnya oleh sistem pencernaan luwak, namun masih menyisakan biji kopinya yang tidak bisa dihancurkan dalam proses pencernaan luwak.

Biji kopi yang telah dimuntahkan bersamaan dengan kotoran luwak inilah, asal muasal kopi luwak. Jangan bergidik jijik terlebih dahulu karena proses pembuatan kopi luwak sangatlah panjang sejak saat dimuntahkan bersamaan dengan kotoran luwak. Proses pengolahan inilah yang menjamin kebersihan dan higienitas kopi luwak untuk dikonsumsi. Jadi tidak perlu khawatir keracunan atau menderita diare karena mengkonsumsi kopi luwak.

Proses Pengolahan Kopi Luwak

Mendapatkan kopi luwak sangatlah tidak mudah. Hal ini dikarenakan proses mendapatkannya yang tidak langsung dari pohon melainkan harus bergantung pada luwak yang memuntahkan kotorannya. Dan proses kesulitan dalam mendapatkan kopi luwak ini telah terbayar dengan harga yang begitu fantastis dari kopi luwak. Biasanya untuk menikmati kopi luwak, kita harus rela mengeluarkan anggaran jutaan rupiah.

Tentu anggaran yang besar untuk menikmati kopi luwak bukan masalah besar jika mengingat sulitnya proses yang harus dilakukan pembudidaya dalam memperoleh biji kopi luwak. Berikut ini beberapa langkah untuk mendapatkan kopi luwak:

  1. Petani atau pembudidaya harus memetik buah kopi yang matang di pohon. Pilihlah buah yang baik dan sebaiknya berwarna merah. Berikan kopi ini utuh bersama kulitnya kepada luwak untuk dimakan.
  2. Luwak akan memilih kopi terbaik dari sekian banyak biji kopi yang diberikan kepadanya sebagai makanan. Biasanya luwak akan meninggalkan kopi yang kualitasnya buruk dan tidak menjadikannya sebagai makanan. Dalam beberapa hari biji kopi ini akan utuh dikeluarkan oleh luwak bersama kotorannya.
  3. Biji-biji kopi yang telah didapatkan dari kotoran luwak akan dibersihkan dengan cara mencucinya dibawah air mengalir sampai kotoran benar-benar bersih. Setelahnya kopi akan dijemur sampai kering sampai kadar airnya menjadi hanya 20% saja.
  4. Saat kopi telah kering sempurna biasanya kope akan berubah menjadi memiliki kulat bertanduk yang kering. Untuk menghilangkannya biasanya dilakukan dengan menumbuk biji kopi luwak tersebut pelan-pelan.
  5. Pengolahan terakhir dilakukan dengan cara roasting  dan digiling. Setelah itu kopi luwak akan dikemas dan siap untuk diracik dijadikan minuman.
sumber gambar: www.funnelmill.com